Tim KIR SMPN 1 Rembang Raih Juara 2 PAS-FEST 2025 Berkat Inovasi Minuman “POMO” Berbasis Mangga Garifta

Loading

Rembang, 20 November 2025 — Prestasi membanggakan kembali diraih SMP Negeri 1 Rembang dalam ajang Pasuruan Science Festival (PAS-FEST) 2025 yang diselenggarakan MGMP IPA SMP se-Kabupaten Pasuruan. Pada kompetisi bergengsi tersebut, Tim KIR (Karya Ilmiah Remaja) SMPN 1 Rembang berhasil meraih Juara 2 kategori Tim Kewirausahaan melalui produk inovatif mereka yang diberi nama POMO (Popping Mango).

POMO merupakan minuman modern dengan konsep popping drink yang memadukan rasa asli mangga Garifta, buah lokal khas Kecamatan Rembang dengan teknik sferifikasi, menghasilkan butiran jelly yang meletus ketika dikunyah. Infografis produk menekankan bahwa POMO adalah minuman masa depan kaya Vitamin C, antioksidan, dan menggunakan buah Garifta berkualitas asli Rembang sebagai bahan utamanya.

Selain menyajikan inovasi dalam teknik kuliner, POMO memperkenalkan cara baru mengonsumsi buah lokal dengan cita rasa menyegarkan.

Selama sesi product testing, juri serta peserta lain memberikan respons positif terhadap POMO. Banyak yang terkejut dengan sensasi unik yang dihasilkan butiran popping.

Beberapa tanggapan menyebutkan:

“Saat dimakan, buliran POMO langsung meletus di dalam mulut. Sensasinya segar sekali, rasa mangga asli langsung menyeruak dan memanjakan lidah.”

“Ini minuman yang bikin nagih. Kesan buah Garifta-nya terasa kuat dan alami. Anak-anak ternyata bisa membuat inovasi yang kualitasnya seperti produk komersial.”

Komentar-komentar tersebut membuktikan bahwa POMO bukan hanya unggul di atas kertas, tetapi benar-benar memberikan pengalaman rasa yang menarik.

Tim KIR SMPN 1 Rembang tampil percaya diri saat mempresentasikan konsep, proses produksi, dan potensi bisnis POMO. Mereka menjelaskan prinsip ilmiah yang digunakan, mulai dari reaksi sodium alginat dan kalsium laktat, hingga alasan memilih mangga Garifta sebagai bahan utama.

Selain sisi ilmiah, mereka juga memaparkan strategi pemasaran, desain kemasan, analisis harga, serta potensi pengembangan produk. Kombinasi ini menghasilkan apresiasi tinggi dari juri.

Kepala SMPN 1 Rembang, Wahyuni, M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas capaian ini.

“Tim KIR telah menunjukkan bagaimana sains dan kreativitas bisa bersinergi menghasilkan karya nyata. POMO adalah inovasi yang bukan hanya lezat, tetapi juga mengangkat potensi lokal. Kami bangga dan berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi siswa lain,” ujarnya.

Melalui kompetisi ini, siswa tidak hanya belajar sains, tetapi juga:

  • kreativitas produk,
  • kemampuan komunikasi,
  • kerja sama tim,
  • pemecahan masalah,
  • serta jiwa kewirausahaan.

Kegiatan ini sejalan dengan misi sekolah untuk mencetak generasi muda yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing.

Keberhasilan Tim KIR SMPN 1 Rembang dalam menciptakan POMO membuktikan bahwa ide besar bisa datang dari kreativitas siswa yang diberi ruang berkembang. Dengan sensasi meletus di mulut dan kesegaran mangga Garifta yang khas, POMO bukan hanya menjadi inovasi minuman, tetapi juga simbol potensi masa depan generasi muda Rembang.

SMPN 1 Rembang berkomitmen terus mendorong karya-karya inovatif agar mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.

(Tim Redaksi Warta Sekolah/AH).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.