Pasuruan, 18 April 2026 — Upaya transformasi digital di lingkungan pendidikan kembali diperkuat melalui peluncuran inovasi SiGARIS (Sistem Informasi Pengelolaan Arsip Digital Sekolah) SMPN 1 Rembang yang dilaksanakan pada 18 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Kebon Pring dan dirangkaikan dengan agenda halal bihalal kepala sekolah jenjang SMP se-Kabupaten Pasuruan.
Berdasarkan dokumen undangan dan daftar hadir kegiatan, forum tersebut dihadiri oleh para kepala sekolah SMP dari berbagai wilayah di Kabupaten Pasuruan. Selain sebagai ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang strategis untuk berbagi inovasi dan praktik baik dalam pengelolaan administrasi sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, aplikasi SiGARIS diperkenalkan sebagai solusi atas berbagai kendala pengelolaan arsip konvensional. Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan proses penyimpanan dokumen secara digital, sehingga memudahkan dalam pengelolaan, pencarian, serta distribusi arsip secara lebih cepat dan akurat.
Penggunaan SiGARIS dinilai mampu menjawab kebutuhan sekolah terhadap sistem administrasi yang lebih modern dan efisien. Dengan digitalisasi arsip, risiko kehilangan dokumen dapat diminimalkan, sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan data sekolah.
Lebih dari sekadar inovasi teknis, implementasi SiGARIS juga mendorong perubahan pola kerja di lingkungan pendidikan. Tenaga administrasi dituntut untuk lebih adaptif terhadap teknologi, sementara pimpinan sekolah diharapkan mampu mengarahkan kebijakan berbasis data yang terintegrasi.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam kegiatan, sebagaimana tercermin dalam daftar hadir yang menunjukkan partisipasi luas kepala sekolah SMP se-Kabupaten Pasuruan. Hal ini mengindikasikan bahwa kebutuhan terhadap sistem pengarsipan digital sudah menjadi perhatian bersama.
Melalui momentum halal bihalal yang dipadukan dengan pengenalan inovasi ini, diharapkan SiGARIS dapat diimplementasikan secara berkelanjutan di seluruh satuan pendidikan. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan yang profesional, efektif, dan berbasis teknologi di Kabupaten Pasuruan.