Rembang, Pasuruan — 28 Oktober 2025. Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025, keluarga besar SMP Negeri 1 Rembang, Kabupaten Pasuruan, melaksanakan upacara bendera di lapangan upacara sekolah pada Selasa, 28 Oktober 2025 mulai pukul 07.15 WIB.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh semangat kebangsaan, mengusung tema nasional “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 23897/A/TU.02.04/2025 tertanggal 24 Oktober 2025.

Upacara diikuti oleh seluruh guru, staf tata usaha, serta peserta didik SMP Negeri 1 Rembang. Pada kesempatan tersebut, guru dan tenaga kependidikan mengenakan seragam Korpri lengkap, sedangkan para siswa mengenakan pakaian batik sebagai wujud kecintaan terhadap budaya Indonesia sekaligus simbol keragaman dan persatuan bangsa.

Upacara dimulai tepat pukul 07.15 WIB dengan kedatangan pembina upacara, dilanjutkan penghormatan peserta upacara dan laporan pemimpin upacara. Prosesi pengibaran bendera Merah Putih berlangsung penuh khidmat, diiringi lagu kebangsaan “Indonesia Raya” yang dinyanyikan serempak oleh seluruh peserta.

Rangkaian acara selanjutnya meliputi pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, dan teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia tahun 1928, serta menyanyikan lagu “Satu Nusa Satu Bangsa” dan “Bangun Pemudi Pemuda.”

Dalam amanatnya, pembina upacara menekankan pentingnya semangat persatuan, tanggung jawab, dan inovasi generasi muda untuk mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berkarakter.

Kepala SMP Negeri 1 Rembang, Ibu Wahyuni, M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru, staf, dan siswa atas pelaksanaan upacara yang berjalan tertib dan bermakna.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk menanamkan semangat nasionalisme, kebersamaan, dan gotong royong di kalangan siswa. Semangat para pemuda tahun 1928 harus menjadi teladan agar kita terus bergerak maju dan menjaga persatuan bangsa,” ujar Ibu Wahyuni.

Beliau juga menambahkan bahwa penggunaan seragam Korpri dan pakaian batik merupakan bentuk nyata penghargaan terhadap identitas nasional serta semangat cinta tanah air.

Salah satu petugas upacara, Thita, siswi kelas IX, mengungkapkan rasa bangganya bisa terlibat dalam kegiatan tersebut.

Saya merasa bangga bisa mengikuti upacara Hari Sumpah Pemuda dengan memakai batik apalagi menjadi petugas upacara. Ini mengingatkan kami bahwa Indonesia itu kaya akan budaya, dan sebagai pelajar kami harus ikut menjaga serta melestarikannya,” tutur Thita.

Ia juga menambahkan bahwa semangat Sumpah Pemuda menginspirasinya untuk terus belajar dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Upacara ditutup dengan pembacaan doa, laporan pemimpin upacara, serta penghormatan kepada pembina. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, penuh makna, dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.

Melalui momentum ini, SMP Negeri 1 Rembang berkomitmen menumbuhkan semangat persatuan, karakter kebangsaan, dan kecintaan terhadap budaya Indonesia di kalangan peserta didik sebagai wujud nyata implementasi nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila.

(Tim Redaksi Warta Sekolah/AH).

Tinggalkan Komentar